Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Pidana Anggaran (Antartika), Ramses Sitorus, SM., MM., MH., menyatakan dukungan penuh terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam mendorong para perajin Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas dan menembus pasar global.
Ketum Antartika menilai kehadiran pemerintah, khususnya Wakil Presiden dalam rangkaian The 26th Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta menjadi sinyal kuat keberpihakan negara terhadap UMKM, terutama sektor kerajinan yang selama ini menjadi kekuatan ekonomi kreatif Indonesia.
Menurutnya, perajin lokal memiliki kualitas dan keunikan produk yang mampu bersaing di pasar internasional jika didukung dengan kebijakan yang tepat.
“INACRAFT 2026 menjadi momentum strategis untuk memperluas akses pasar bagi perajin UMKM dari berbagai daerah di Indonesia. Pameran ini tidak hanya mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli domestik, tetapi juga membuka peluang kerja sama dengan buyer dan investor dari luar negeri,” jelas Ramses Sitorus dalam siaran persnya kepada awak media, Senin (9/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Presiden Gibran menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat ekosistem UMKM melalui pendampingan, digitalisasi, serta kemudahan akses pembiayaan. Ia mendorong agar para perajin tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga memperhatikan kualitas, desain, branding, dan standar ekspor.
Ketum Antartika menyambut baik arahan tersebut dan menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan kapasitas perajin UMKM. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara asosiasi, pelaku usaha, dan pemerintah agar UMKM benar-benar mampu naik kelas secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, Ketum Antartika menilai kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi rakyat. Menurutnya, UMKM terbukti tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
“Presiden Prabowo, melalui berbagai arah kebijakan, mendorong agar UMKM tidak hanya menjadi pelaku ekonomi domestik, tetapi juga pemain aktif di pasar global. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal dan memperkuat daya saing nasional,” tambahnya.
INACRAFT 2026 juga menjadi ajang promosi budaya dan kearifan lokal Indonesia ke dunia internasional. Beragam produk kerajinan yang ditampilkan mencerminkan kekayaan budaya Nusantara yang memiliki nilai ekonomi tinggi apabila dikemas secara profesional dan berorientasi pasar global.
Ketum Antartika berharap melalui INACRAFT 2026, para perajin UMKM dapat memperoleh jejaring bisnis yang lebih luas, meningkatkan volume ekspor, serta memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional.
“Dengan dukungan pemerintah dan semangat kolaborasi, UMKM Indonesia mampu menjadi motor penggerak utama perekonomian nasional di masa depan,” tutupnya. Agus