Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (Antartika), Ramses Sitorus menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) yang menargetkan pertumbuhan ekonomi desa, khususnya di wilayah Indonesia timur. Menurutnya, fokus pada penguatan potensi lokal merupakan strategi tepat untuk mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa.
Ia menilai Indonesia timur memiliki kekayaan sumber daya alam, budaya, dan kearifan lokal yang sangat besar, namun belum seluruhnya dikelola secara optimal. Melalui kebijakan Kemendes PDT yang mendorong pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), potensi tersebut dapat diolah menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan dan berdaya saing.
“BUM Desa harus menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Dengan manajemen yang profesional, pendampingan yang tepat, serta akses permodalan dan pasar, BUM Desa mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mengurangi ketimpangan antarwilayah,” ungkap Ramses Sitorus kepada awak media, Jumat (26/12/2025).
Ramses mengatakan, Selain BUM Desa, pengembangan produk unggulan desa juga dinilai memiliki peran strategis. Produk-produk berbasis potensi lokal seperti hasil pertanian, perikanan, kerajinan, dan pariwisata desa perlu didorong agar memiliki nilai tambah dan mampu menembus pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.
Menurut Ramses, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat desa menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia desa melalui pelatihan, pendampingan usaha, serta pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran dan promosi produk.
Kemendes PDT sendiri terus mendorong transformasi ekonomi desa melalui berbagai program pemberdayaan. Fokus pembangunan tidak hanya pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan ekonomi produktif yang berbasis potensi dan kebutuhan lokal masyarakat desa.
“Dengan penguatan BUM Desa dan produk unggulan lokal, desa-desa di Indonesia timur diharapkan mampu tumbuh menjadi pusat-pusat ekonomi baru yang mandiri, sekaligus berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” tutupnya. Agus