Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (ANTARTIKA) Ramses Sitorus menyatakan dukungannya terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang meminta percepatan pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).
Arahan tersebut ditujukan kepada Kepala BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, guna mendorong implementasi proyek strategis di sejumlah kota besar.
Presiden Prabowo menekankan pentingnya percepatan proyek PLTSa, khususnya di wilayah padat penduduk seperti Jakarta dan Tangerang.
Menurutnya, persoalan sampah yang terus meningkat membutuhkan solusi terintegrasi yang tidak hanya berfokus pada pengelolaan, tetapi juga pemanfaatan limbah menjadi sumber energi.
Ramses Sitorus menilai bahwa langkah tersebut merupakan kebijakan strategis yang patut didukung oleh berbagai pihak.
“Proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) sebagai solusi konkret dalam mengatasi permasalahan sampah yang selama ini belum tertangani secara maksimal di berbagai daerah,” ujar Ramses Sitorus, Jumat (27/3/2026).
Menurut Ramses, keberadaan PLTSa tidak hanya membantu mengurangi volume sampah yang menumpuk di tempat pembuangan akhir, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa energi listrik.
Dengan demikian, proyek ini dinilai mampu memberikan manfaat ganda, baik dari sisi lingkungan maupun ketahanan energi nasional.
Ia juga menambahkan bahwa pengembangan PLTSa sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong penggunaan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan. Hal ini penting mengingat kebutuhan energi nasional yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Sementara itu, Rosan Perkasa Roeslani diharapkan dapat segera merealisasikan percepatan proyek tersebut melalui koordinasi lintas sektor. Dukungan dari pemerintah daerah, investor, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan implementasi proyek PLTSa di lapangan.
Ramses berharap, dengan adanya percepatan ini, proyek PSEL dapat segera berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami optimistis bahwa program ini akan menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus mendukung penyediaan energi berkelanjutan di Indonesia.” Tutupnya. Agus