Jakarta, Media Antartika Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (ANTARTIKA), Ramses Sitorus, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen Polisi Sony Sanjaya, atas langkah cepat dan tegas dalam memberikan perhatian terhadap aspek keselamatan dapur, khususnya terkait penggunaan mesin pengering foodtray di dapur-dapur penyedia layanan pangan di seluruh Nusantara.
Ramses Sitorus menilai, kepedulian Irjen Pol. Sony Sanjaya merupakan bentuk tanggung jawab nyata pimpinan Badan Gizi Nasional dalam melindungi para pekerja dapur serta menjaga keberlangsungan operasional dapur secara aman dan profesional.
Menurutnya, keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama dalam setiap program strategis nasional, termasuk penyediaan pangan bergizi bagi masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa salah satu potensi risiko di dapur adalah penggunaan mesin pengering foodtray yang tidak sesuai prosedur. Oleh karena itu, arahan dan edukasi yang diberikan Wakil Kepala BGN menjadi sangat penting agar kejadian berbahaya seperti ledakan dapat dicegah sejak dini.
Adapun tahapan proses penggunaan pengering foodtray yang disampaikan adalah dengan membuka seluruh pintu pengering sebelum mesin dihidupkan. Langkah ini bertujuan untuk mengeluarkan gas yang mungkin masih tertahan di dalam mesin, sehingga tekanan tidak terakumulasi dan risiko ledakan dapat dihindari secara efektif.
Ketum ANTARTIKA menyampaikan bahwa prosedur sederhana namun krusial ini harus disosialisasikan dan dipatuhi oleh seluruh pengelola dapur di berbagai daerah. Ia juga mendorong agar Badan Gizi Nasional terus melakukan pengawasan, pendampingan, dan pelatihan teknis kepada para operator dapur.
“Langkah yang dilakukan Wakil Kepala BGN ini menunjukkan kepemimpinan yang peduli terhadap keselamatan rakyat dan pekerja dapur. ANTARTIKA mendukung penuh upaya pencegahan dan edukasi keselamatan kerja ini agar dapur-dapur di seluruh Nusantara dapat beroperasi dengan aman, tertib, dan berkelanjutan,” ujar Ramses Sitorus. Red