Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (ANTARTIKA), Ramses Sitorus menyampaikan apresiasi kepada para tokoh masyarakat Pegunungan Papua yang memberikan penilaian positif terhadap kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke wilayah tersebut.
Kunjungan tersebut merupakan langkah penting dalam memperkuat kehadiran negara di daerah pegunungan Papua yang selama ini menghadapi berbagai macam persoalan.
Menurut Ketum Antartika, pernyataan para tokoh masyarakat mencerminkan harapan dan kepercayaan masyarakat Papua Pegunungan terhadap pemerintah pusat.
“Kehadiran Wakil Presiden secara langsung di wilayah tersebut dianggap sebagai bukti nyata bahwa pemerintah tidak melupakan daerah-daerah terpencil dan memiliki komitmen untuk membangun secara merata,” ungkap Ramses Sitorus, Kamis (15/1/2026).
Ia menilai kunjungan kerja Wapres Gibran memiliki makna simbolis dan strategis. Secara simbolis, kehadiran orang nomor dua di Indonesia menunjukkan perhatian serius negara terhadap Papua Pegunungan.
Secara strategis, kunjungan ini membuka ruang dialog langsung antara pemerintah pusat dan masyarakat setempat terkait kebutuhan riil di lapangan.
Ketum Antartika juga mengapresiasi sikap para tokoh masyarakat yang secara terbuka menyampaikan dukungan dan pandangan positif terhadap kunjungan tersebut.
“Dukungan dari tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial serta mendorong percepatan pembangunan di Papua,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ramses menekankan bahwa pembangunan di wilayah Pegunungan Papua harus dilakukan dengan pendekatan yang humanis dan berbasis kearifan lokal. Kehadiran Wapres Gibran diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat adat dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
Kunjungan kerja tersebut juga dinilai sebagai momentum untuk memastikan program-program prioritas pemerintah, seperti peningkatan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat, benar-benar menjangkau wilayah pegunungan yang memiliki kondisi geografis menantang.
Ketum Antartika berharap apresiasi yang disampaikan para tokoh masyarakat Papua Pegunungan dapat menjadi dorongan bagi pemerintah pusat untuk terus meningkatkan intensitas kunjungan dan perhatian terhadap Papua.
Ia optimistis bahwa dengan komunikasi yang baik dan kehadiran langsung para pemimpin nasional, pembangunan yang adil dan merata di seluruh wilayah Indonesia dapat terwujud.
Sementara itu, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Jayawijaya, Herman Doga, secara terbuka menyampaikan apresiasi mendalam atas kesediaan Wapres meninjau langsung kondisi di Wamena.
Herman Doga menegaskan bahwa meskipun kunjungan tersebut tergolong singkat, maknanya sangat besar bagi masyarakat. Kehadiran tokoh nomor dua di Indonesia ini dianggap sebagai bukti nyata bahwa pemerintah pusat tidak melupakan wilayah pegunungan Papua.
“Atas nama masyarakat adat Jayawijaya, kami menyambut hangat dan berterima kasih kepada Bapak Wakil Presiden. Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, tapi memberikan energi positif dan harapan besar bagi masa depan kami di sini,” ungkap Herman. Agus