Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (Antartika), Ramses Sitorus mengapresiasi langkah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang menemui Presiden di Istana Negara untuk membahas isu strategis ketahanan pangan dan perkembangan geopolitik global. Pertemuan tersebut dinilai penting di tengah dinamika ekonomi dunia yang berdampak langsung pada kondisi dalam negeri.
Menurut Ramses, komunikasi antara legislatif dan eksekutif merupakan bagian dari sinergi kebangsaan yang harus terus dijaga. Ia menilai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan adanya keseriusan pemerintah dan DPR dalam merespons tantangan global yang berpengaruh terhadap stabilitas nasional.
Apalagi saat ini menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Ramses mengatakan kenaikan harga bahan pokok menjadi salah satu faktor utama yang turut dibahas dalam pertemuan tersebut. Ia memahami bahwa setiap tahun, momentum hari besar keagamaan kerap memicu lonjakan permintaan kebutuhan pokok yang berpotensi memengaruhi harga di pasaran.
“Kenaikan harga bahan pokok menjelang Idul Fitri harus menjadi perhatian serius. Kami mengapresiasi inisiatif Pak Dasco yang menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Presiden agar pemerintah mengambil langkah cepat dan tepat,” ujar Ramses dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan stok, tetapi juga keterjangkauan harga bagi masyarakat. Oleh karena itu, koordinasi lintas kementerian sangat dibutuhkan untuk memastikan distribusi berjalan lancar serta tidak terjadi penimbunan yang merugikan rakyat.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menerima aspirasi dan masukan dari DPR RI yang diwakili oleh Sufmi Dasco. Pertemuan itu juga didampingi sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih yang membidangi sektor ekonomi, perdagangan, pertanian, dan luar negeri guna membahas situasi secara komprehensif.
Ramses menilai pembahasan isu geopolitik juga sangat relevan, mengingat kondisi global yang tidak stabil dapat berdampak pada rantai pasok pangan dan fluktuasi harga komoditas. Ketegangan internasional, perubahan kebijakan perdagangan, hingga gangguan distribusi global dinilai bisa memengaruhi kondisi dalam negeri jika tidak diantisipasi sejak dini.
Di akhir pernyataannya, Ramses berharap hasil pertemuan tersebut dapat segera diterjemahkan menjadi kebijakan konkret yang berpihak kepada masyarakat.
“Komunikasi yang intens antara DPR dan pemerintah, stabilitas harga bahan pokok menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah dapat terjaga, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan tenang dan penuh kebahagiaan,” tegasnya. Agus