Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (Antartika), Ramses Sitorus menyampaikan apresiasi tinggi kepada CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, atas komitmennya dalam mendorong target pertumbuhan ekonomi nasional hingga delapan persen.
Dukungan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dan optimistis dalam memperkuat fondasi ekonomi Indonesia di tengah dinamika global yang penuh tantangan.
“Kepemimpinan Rosan Roeslani di Danantara Indonesia menunjukkan arah yang jelas dalam menjadikan lembaga tersebut sebagai penggerak investasi strategis nasional,” ujar Ramses Sitorus dalam siaran persnya, Selasa (17/2/2026).
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menegaskan investasi yang dijalankan Danantara Indonesia berorientasi pada dampak ekonomi nyata.
“Danantara hadir untuk memastikan investasi tidak hanya menghasilkan return finansial, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, memperkuat industri, dan mendorong transformasi ekonomi nasional,” ucap Rosan dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara Indonesia.
Untuk menopang pertumbuhan ekonomi, Indonesia diproyeksikan membutuhkan investasi PMA dan PMDN sekitar Rp13 ribu triliun pada periode 2025–2029. Realisasi investasi nasional pada 2025 sendiri mencapai Rp1.931,2 triliun dan menyerap lebih dari 2,7 juta tenaga kerja.
Ketum Antartika juga menyoroti pentingnya penguatan kemitraan global yang terus dibangun Danantara Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan tersebut aktif menjalin kerja sama dengan investor dan mitra internasional guna memperluas akses pembiayaan, transfer teknologi, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.
Selain itu, percepatan hilirisasi menjadi salah satu agenda prioritas yang mendapat perhatian serius. Hilirisasi dinilai sebagai kunci untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah.
“Dengan strategi ini, Indonesia diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk dalam negeri di pasar internasional,” tambahnya.
Ketum Antartika menambahkan bahwa konsistensi kebijakan dan kepastian regulasi menjadi faktor pendukung utama dalam mencapai target pertumbuhan tersebut. Ia berharap sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, serta lembaga investasi seperti Danantara Indonesia terus diperkuat agar berbagai proyek strategis dapat terealisasi tepat waktu dan memberikan dampak ekonomi yang luas.
Apresiasi ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap kepemimpinan Rosan Roeslani dalam membawa Danantara Indonesia menjadi motor penggerak investasi nasional. Dengan strategi yang terintegrasi, penguatan kemitraan global, serta percepatan hilirisasi, optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi hingga delapan persen dinilai semakin realistis untuk dicapai dalam beberapa tahun mendatang. Agus