Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (ANTARTIKA), Ramses Sitorus memberikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia atas langkah antisipatif dalam membuka peluang pemberlakuan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nasional di ruas Tol Trans Jawa.
Skema tersebut direncanakan berlaku dari Km 414 hingga Km 70 apabila terjadi peningkatan volume kendaraan pada masa arus balik Lebaran.
“Kebijakan yang disiapkan Polri merupakan bentuk kesigapan aparat dalam mengelola lonjakan kendaraan yang kerap terjadi setelah libur panjang lebaran 2026,” jelas Ramses Sitorus, Sabtu (28/3/2026).
Ramses menilai langkah Polri ini penting guna meminimalisir kemacetan panjang sekaligus menjaga keselamatan para pemudik yang kembali ke kota asal.
Ramses menyampaikan bahwa apa yang dilakukan Polri menunjukkan komitmen kuat dalam memprioritaskan kenyamanan dan keamanan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kelancaran arus balik menjadi faktor krusial agar para pemudik dapat kembali beraktivitas tanpa hambatan berarti.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, Polri sebelumnya telah memberlakukan one way tahap pertama Presisi dari Km 132 di Tol Cipali hingga Km 70 di Tol Cikampek Utama.
Rekayasa lalu lintas ini mulai diterapkan sejak Jumat pagi dan difokuskan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang meningkat secara signifikan.
Selanjutnya, one way tahap kedua Presisi juga telah dibuka dari Km 263 di Tol Pejagan hingga Km 70. Kebijakan ini menjadi bagian dari skenario bertahap yang disiapkan guna menyesuaikan kondisi lalu lintas secara real-time di lapangan.
“Penerapan rekayasa lalu lintas secara bertahap ini menunjukkan perencanaan yang matang dan terukur. Dengan memanfaatkan data serta pemantauan langsung, Polri dinilai mampu mengambil keputusan yang cepat dan tepat sesuai dengan situasi di lapangan,” tambah Ramses.
Ia juga mengimbau para pemudik untuk tetap mematuhi arahan petugas selama perjalanan. Disiplin berlalu lintas dan mengikuti skema yang telah ditetapkan dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan arus balik yang aman dan lancar.
Ke depan, Ramses berharap koordinasi antara Polri, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Dengan sinergi yang baik, ia optimistis pengelolaan arus mudik dan balik setiap tahunnya akan semakin optimal serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat. Agus