Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (Antartika), Ramses Sitorus menyampaikan apresiasinya kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang telah menyiapkan 2.746 posko dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat dalam mengamankan arus mudik Lebaran tahun ini.
Ramses mengatakan, keberadaan ribuan posko yang tersebar di berbagai titik strategis menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Posko-posko tersebut diharapkan dapat menjadi pusat informasi, pelayanan kesehatan, hingga pengamanan bagi para pemudik.
“Momentum mudik Lebaran selalu identik dengan peningkatan volume kendaraan yang signifikan di jalur darat, laut, maupun udara. Oleh karena itu, kehadiran posko pengamanan sangat penting untuk mengantisipasi potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas,” ujar Ramses Sitorus dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).
Ramses berharap keberadaan 2.746 posko yang disiapkan Polri dapat berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan pada musim mudik 2026. Ia menilai langkah preventif dan pendekatan humanis dari aparat menjadi kunci dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Selain mengapresiasi kinerja Polri, Ramses juga mengingatkan para pemudik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas. Ia menekankan bahwa keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga tanggung jawab setiap individu yang melakukan perjalanan.
“Para pemudik harus tertib berlalu lintas, mematuhi rambu-rambu, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat. Dengan disiplin bersama, potensi kecelakaan bisa dihindari,” tambahnya.
Ramses juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas posko yang telah disediakan, termasuk untuk beristirahat apabila merasa lelah. Menurutnya, memaksakan diri berkendara dalam kondisi kurang fit menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan saat arus mudik.
Di akhir pernyataannya, Ramses menyampaikan harapannya agar pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berjalan lancar dan sukses. Ia optimistis, dengan sinergi antara Polri dan masyarakat, arus mudik tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan minim kecelakaan.
Sebelumnya, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo di Gedung STIK-PTIK Polri, Jakarta, Senin mengatakan ribuan posko itu terdiri atas 1.624 posko pengamanan, 779 posko pelayanan, dan 343 posko terpadu untuk mengamankan 185.608 objek pengamanan.
“(Objek pengamanan) di antaranya masjid, lokasi Shalat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, dan objek wisata,” katanya.
Ia mengatakan penyiagaan posko itu dalam rangka mengantisipasi arus mudik Lebaran yang diprediksi akan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama pada 14-15 Maret 2026 dan gelombang kedua pada 18-19 Maret 2026.
“Karena kegiatan tersebut beririsan dengan libur Hari Raya Nyepi,” ucapnya. Agus