Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Korupsi dan Tindak Korupsi Anggaran (ANTARTIKA), Ramses Sitorus mengapresiasi imbauan yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, kepada masyarakat untuk tidak panik dan menimbun Bahan Bakar Minyak (BBM). Himbauan ini disampaikan menyusul keresahan yang sempat timbul di kalangan masyarakat terkait isu ketersediaan dan harga BBM beberapa waktu lalu.
Ramses menilai langkah Dasco menunjukkan kepedulian seorang pejabat publik terhadap kondisi masyarakat. Menurut Ramses, imbauan Sufmi Dasco tersebut sangat penting untuk meredakan kekhawatiran publik.
“Apa yang disampaikan Bapak Sufmi Dasco itu adalah bentuk kepedulian nyata seorang pejabat publik kepada masyarakatnya. Di saat ada isu yang berpotensi menimbulkan kepanikan, himbauan untuk tetap tenang dan tidak melakukan penimbunan BBM sangatlah krusial,” ujar Ramses dalam keterangannya, Minggu (12/4).
Ramses menambahkan bahwa kepanikan dan penimbunan BBM hanya akan memperburuk situasi. Tindakan tersebut dapat menyebabkan kelangkaan buatan, yang pada akhirnya justru merugikan masyarakat luas.
Oleh karena itu, himbauan dari pimpinan dewan seperti Sufmi Dasco diharapkan dapat memberikan pencerahan dan menenangkan masyarakat.
Selain mengapresiasi imbauan Sufmi Dasco, Ramses juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah. Ia secara khusus memuji keputusan pemerintah yang tidak menaikkan harga BBM di tengah situasi global yang kurang menguntungkan. Situasi panasnya tensi di Timur Tengah diketahui dapat menghambat kelancaran pengiriman minyak mentah ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
“Kami juga sangat mengapresiasi langkah pemerintah yang tidak menaikkan harga BBM. Keputusan ini diambil di tengah situasi yang cukup pelik, terutama dengan adanya ketegangan di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan dan distribusi bahan bakar minyak mentah,” jelas Ramses.
Keputusan ini dinilai sangat bijaksana dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Kenaikan harga BBM, terutama di masa seperti sekarang, tentu akan memberikan beban tambahan bagi masyarakat, khususnya mereka yang ekonominya rentan. Fluktuasi harga energi global seringkali menjadi pemicu inflasi yang dapat menggerus daya beli masyarakat. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah untuk menahan kenaikan harga BBM patut diapresiasi.
Ramses berharap agar komunikasi antara pemerintah dan masyarakat terus ditingkatkan, terutama terkait isu-isu krusial seperti ketersediaan energi. Dengan informasi yang akurat dan himbauan yang jelas dari pejabat publik, diharapkan masyarakat dapat lebih tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya, sehingga stabilitas sosial dan ekonomi dapat terjaga.