Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Aliansi Anti Narkoba dan Tindak Korupsi Anggaran (Antartika), Ramses Sitorus mengapresiasi Menteri Investasi dan Hilirisasi, CEO Danantara, Rosan Roeslani atas keberhasilannya membangun sebanyak 600 unit hunian bagi korban banjir bandang di Aceh Tamiang dengan konsep modular.
Menurut Ramses, pembangunan hunian tersebut tidak hanya menitikberatkan pada kuantitas, tetapi juga pada kualitas hidup para penghuninya.
“Konsep modular yang diterapkan menjadi solusi inovatif dalam menjawab kebutuhan hunian yang cepat, efisien, dan layak. Setiap unit hunian dirancang dengan mempertimbangkan kenyamanan serta fungsi dasar yang mendukung aktivitas sehari-hari para penghuni,” Kata Ketua Umum Antaratika, Ramses Sitorus, Rabu (7/1/2026).
Ramses menjelaskan selain hunian layak, setiap unitnya juga dilengkapi fasilitas seperti kasur, lemari, dan kipas angin sebagai. Selain itu, ketersediaan akses listrik yang memadai menjadi salah satu aspek penting yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjamin standar hunian yang layak.
Tidak hanya itu, Danantara juga menyedia fasilitas lainnya di hunian modular seperti akses jaringan Wi-Fi gratis. Fasilitas ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, terutama untuk mendukung aktivitas pendidikan, pekerjaan, serta komunikasi digital sehari-hari.
Dengan fasilitas yang lengkap bagi hunian korban bencana di Aceh hal itu mencerminkan pendekatan pembangunan yang berorientasi pada manusia.
“Hunian bukan sekadar tempat tinggal, melainkan ruang hidup yang harus mendukung produktivitas dan kesejahteraan penghuninya,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Menteri Investasi, Rosan Roeslani yang dinilai mampu menghadirkan terobosan dalam pembangunan infrastruktur hunian. Keberhasilan BPI Danantara membangun 600 unit hunian modular tersebut dianggap sebagai bukti bahwa kolaborasi antara kebijakan investasi dan kepentingan sosial dapat berjalan beriringan.
Menutup pernyataannya, Ramses Sitorus berharap model hunian modular ini dapat direplikasi di berbagai daerah lain di Indonesia. Ia optimistis, dengan konsep yang tepat dan perhatian pada kualitas hidup, pembangunan hunian akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan pembangunan nasional. Agus