Ketua Umum ASPRAGI 08, Ramses Sitorus: Mengecam Keras Penembakan Salah Satu Relawan Prabowo-Gibran di Sampang, Madura

Jakarta,mediaantartika.id-Ketua Umum ASPRAGI 08, Ramses Sitorus, mengecam keras penembakan yang menimpa salah satu relawan Prabowo-Gibran di Sampang, Madura, yang bernama Muarah (48). Dalam acara pertemuan sesama relawan Prabowo-Gibran yang digelar di Jakarta, Ramses Sitorus mendesak polisi untuk menyelidiki motif di balik peristiwa tragis ini.

Pernyataan ini muncul setelah Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Totok Suharyanto, mengungkapkan bahwa pelaku penembakan, berinisial AR, dibonceng oleh rekannya HH, dan aksi ini diotaki oleh MW, seorang kades nonaktif Ketapang Daya. Pelaku diberi janji bayaran sebesar Rp 500 juta, namun baru menerima uang muka sebesar Rp 50 juta.

“Kami meminta agar polisi menyelidiki secara mendalam motif di balik penembakan ini. Terlebih lagi, ada perbedaan antara janji bayaran yang diutarakan oleh pelaku dengan apa yang benar-benar diterimanya. Ini adalah tindakan yang sangat tidak manusiawi,” tegas Ramses Sitorus.

Meskipun tersangka AR dan HH telah mengakui perbuatan mereka serta memberikan informasi terkait motif dan perencanaan penembakan, Ramses Sitorus menegaskan bahwa polisi harus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kebenaran dan memperoleh keadilan.

“Karena ini menyangkut relawan, kami, para relawan, mendesak agar polisi mengungkap kasus ini seterang-terangnya. Keamanan relawan adalah tanggung jawab bersama,” ungkap Ramses Sitorus.

Ketua Umum ASPRAGI 08 juga menambahkan bahwa kejadian ini harus menjadi perhatian serius, para pelaku dan otak perencana penembakan harus dihukum setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku. Pihak ASPRAGI 08 juga menyampaikan simpati dan dukacita yang mendalam kepada keluarga Muarah yang menjadi korban dalam insiden ini.

(Jay/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *