Jakarta, Antartika Media Indonesia – Sebanyak 2.119 kecelakaan lalu lintas tercatat terjadi selama periode arus mudik Lebaran 2026 di seluruh Indonesia. Data tersebut menunjukkan bahwa tingginya mobilitas masyarakat saat mudik masih diiringi dengan risiko kecelakaan di berbagai jalur utama maupun alternatif.
Dari total kejadian tersebut, jumlah korban tercatat mencapai 3.597 orang. Rinciannya meliputi korban luka ringan, luka berat, hingga korban meninggal dunia yang mencapai 190 orang. Angka ini menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak terkait dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas.
Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan bahwa secara umum terjadi penurunan angka kecelakaan dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menyebut penurunan tersebut mencapai 3,23 persen, yang menunjukkan adanya perbaikan dalam pengelolaan arus mudik tahun ini.
Menurutnya, berbagai langkah yang dilakukan aparat seperti pengaturan lalu lintas, penempatan pos pengamanan, hingga sosialisasi keselamatan berkendara turut berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa upaya peningkatan keselamatan harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
Ketua Umum Antartika, Ramses, turut menyoroti tingginya angka kecelakaan selama periode mudik dan arus balik. Ia menyebut bahwa kondisi tersebut memang kerap terjadi mengingat volume kendaraan yang meningkat drastis dalam waktu singkat.
Ramses mengingatkan para pemudik untuk selalu berhati-hati selama perjalanan. Ia mengimbau agar pengendara tidak memaksakan diri saat lelah dan segera beristirahat di tempat yang aman guna menghindari risiko kecelakaan.
Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya disiplin dalam berkendara, termasuk tidak melaju dengan kecepatan tinggi.
“Jangan kebut-kebutan di jalan, utamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar Ramses Sitorus, Kamis (26/3/2026).
Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat. Hal ini menjadi kunci utama untuk menekan angka kecelakaan serta menciptakan perjalanan mudik dan balik yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Agus