Jakarta, Antartika Media Indonesia – Ketua Umum Antartika, Ramses Sitorus menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana yang menyatakan akhir tahun ini ada 19 ribu Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) siap beroperasi. Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan keluarga prasejahtera.
“Ini bukti keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan gizi secara sistematis dan berkelanjutan. Persoalan gizi tidak dapat diselesaikan dengan program jangka pendek melainkan membutuhkan infrastruktur dan dukungan nyata di tingkat akar rumput,” ungkap Ramses kepada Media Antartika, Selasa (16/12/2025).
Dalam keterangannya, Ramses menyebut Kepala BGN Dadan Hindayana sebagai sosok yang mampu menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam kerja nyata di lapangan. Target 19 ribu SPPG hingga akhir tahun yang siap beroperasi disebut sebagai capaian luar biasa, mengingat program tersebut membutuhkan koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat setempat.
Lebih lanjut, Ramses menegaskan bahwa SPPG bukan hanya soal penyediaan makanan, tetapi juga sarana edukasi tentang pola makan sehat dan seimbang. Ia berharap dapur-dapur tersebut dapat menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, terutama ibu rumah tangga, dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi bagi tumbuh kembang anak.
Ramsesmelanjutkan, pihak mendukung dan mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar berjalan tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkelanjutan, sehingga SPPG yang telah dibangun benar-benar aktif beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ramses juga mengapresiasi pendekatan BGN yang melibatkan berbagai elemen, termasuk relawan dan komunitas lokal. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci keberhasilan program, karena menciptakan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas layanan gizi.
Ramses berharap program 19 ribu SPPG ini dapat menjadi fondasi kuat dalam menekan angka stunting dan masalah gizi lainnya di Indonesia. Ia optimistis, dengan kepemimpinan Kepala BGN Dadan Hindayana dan dukungan semua pihak, upaya peningkatan kualitas gizi nasional dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Agus